Selasa, 07 Januari 2014

MAKALAH PASAR



KATA PENGANTAR


 Puji dan syukur saya panjatkan ke hadirat Tuhan Yang maha Esa karena atas rahmat dan karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan makalah Ekonomi ini.
Penulis berusaha menyusun makalah Ekonomi ini yang dapat dipelajari dengan mudah. Saya mencoba menjelaskan materi sesederhana mungkin. Salah satu caranya adalah dengan memberikan contoh konkret yang sering dijumpai masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, makalah ini juga berusaha mengajak pembaca untuk peduli terhadap kehidupan yang ada di sekitar.
Saya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, dari penerbit-penerbit buku yang telah memberikan bantuan dan kesempatan kepada saya untuk menyelesaikan buku ini.
Akhirnya, saya harapkan saran dan sumbangan pikiran dari  teman-teman saya untuk digunakan dalam memperbaiki isi makalah ini.

    Medan,     Desember 2013
Hormat Kami


   Penulis 



DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL
KATA PENGANTAR ………………………………………………………..    1
DAFTAR ISI ………………………………………………………………….    2
  • BAB I (PENDAHULUAN) ………………………………………..      3  
a.     Latar Belakang ………………………………………………………...       3
b.     Rumusan Makalah…………………………………………………….        4

  • BAB 2 (PEMBAHASAN MASALAH)……………………………...        5
  1. ………….
  2. ………….
  3. ………….
  4. ………….
  5. ………….

  • BAB 3
v Daftar Pustaka ………………………………………………………      16









BAB 1
PENDAHULUAN


1.1    Latar belakang

Di dalam pasar yang kompetitif, harga ekuilibrium suatu aktiva ditentukan oleh tawaran yang tersedia dan permintaan agregat. Harga semua partisipan pasar tentang nilai dari aktiva tersebut berdasarkan informasi yang tersedia.jika suatu informasi baru yang relevan masuk ke pasar yang berhubugan dengan suatu aktiva, informasi ini akan digunakan untuk menganalisis dan menginterpretasikan nilai dari aktiva bersangkutan. Akibatnya adalah kemungkinan pergeseran ke harga ekuilibrium yang baru. Harga ekuilibrium ini akan tetap bertahan sampai suatu informasi baru lainnya merubahnya kembali ke harga ekuilibrium yang baru.

Bagaimana suatu pasar bereaksi terhadap suatu informasi untuk mencapai harga keseimbangan yang baru merupakan hal penting. Jika pasar bereaksi dengan cepat dan akurat untuk mencapai harga keseimbanganyang baru yang sepenuhnya mencerminkan informasi yang tersedia, maka kondisi pasar seperti ini disebut dengan pasar efisien. Dengan demikian ada hubungan antara teori pasar modal yang menjelaskan tentang keadaan ekulibrium dengan konsep pasar efisien yang mencoba bagaimana pasar memproses informasi utuk menuju ke posisi ekulibrium yang baru. Efiseiensi pasar seperti ini disebut dengan efisiensi pasar secara informasi. Yaitu bagaimana pasar bereaksi terhadap informasi yang tersedia. Makalah ini akan membahas Efisiensi Pasar dalam hubungannya dengan kehidupan Perekonomian indonesia.

Secara umum, efisiensi pasar (market efficiency) didefinisikan oleh Beaver (1989) sebagai hubungan antara harga-harga sekuritas dengan informasi. Secara detail, efisiensi pasar dapat didefinisikan dalam beberapa macam definisi,yaitu: (1)definisi pasar didasarkan pada nilai intrinsik sekuritas, (2) definisi efisiensi pasar didasarkan pada akurasi dari harga sekuritas (Fama, 1970), (3)definisi efisiensi pasar didasarkan pada disstribusi dan informasinya (Beaver, 1989) dan (4) definisi efsiensi pasar didasarkan pada proses dinamik (Jones, 19951)
Efisiensi pasar merupakan salah satu topik mendasar yang perlu kita renungi karena berkaitan langsung dengan relevan atau tidaknya kegiatan untuk berusaha memprediksi arah harga (timing). Sebagian besar kalangan akademisi berkeyakinan bahwa pasar saham merupakan pasar yang efisien. Suatu pasar dikatakan efisien apabila harga barang-barang yang dijual telah menunjukan semua informasi yang ada sehingga tidak terbias (not biased) menjadi terlalu murah atau terlalu mahal. Perubahan harga di masa mendatang hanya tergantung dari datangnya informasi baru di masa mendatang yang tidak diketahui sebelumnya.

Perubahan harga terjadi dengan sangat cepat sehingga tidak memungkinkan untuk dieksploitasi. Karena informasi baru datangnya tidak bisa diduga, maka perubahan harga pun tidak bisa diduga alias random. Di dalam suatu pasar yang efisien, tidak mungkin seseorang untuk secara konsisten mengalahkan performa pasar dengan memakai informasi yang telah diketahui pasar, kecuali dengan mendapatkan keberuntungan (luck). Dalam setiap periode, kira-kira setengah investor akan mendapatkan hasil lebih baik dari pasar dan setengah lagi akan mendapatkan hasil yang lebih jelek hanya karena keberuntungan/kesialan. Teori pasar yang efisien tergantung pada asumsi bahwa semua pelaku pasar mengolah informasi secara rasional dan secara rata-rata informasi yang dimiliki semua pelaku pasar adalah benar (meskipun tak seorang pemainpun memiliki semua informasi yang benar: misal sebagian memiliki informasi yang bagus-bagus sebagian lagi memiliki informasi yang jelek-jelek tentang suatu perusahaan). Pasar yang efisien juga memerlukan sekelompok pemain yang dengan cepat akan meng-arbitrage bila kemungkinan arbitrage (keuntungan tanpa resiko) muncul.



1.2    Tujuan
-         Menjelaskan Pengertian pasar
-     Menjelaskan tentang fungsi pasar
-     Menjelaskan tentang Jenis-jenis pasar
-     Menjelaskan tentang Macam-macam pasar
-     Menjelaskan Mengenai Bentuk-bentuk pasar

                

BAB II
PEMBAHASAN

I PENGERTIAN PASAR


1.      Pasar adalah tempat dimana pembeli dan penjual bertemu dan berfungsi, barang atau jasa tersedia untuk dijual, dan terjadi perpindahan hak milik.

2.      Pasar adalah jumlah seluruh permintaan barang atau jasa oleh pembeli-pembeli (sering dikaitkan dengan istilah demand permintaan)

3.      William J.Stanton mengemukakan bahwa pasar adalah orang-orang yang mempunyai keinginan untuk puas, uang untuk berbelanja, dan kemauan untuk membelanjakannya.

Pasar dalam arti sempit adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk mengeadakan transaksi jual-beli barang dan jasa. Namun seiring dengan kemajuan zaman dan teknologi yang menyebabkan transaksi dapat dilakukan tanpa mempertemukan penjual dan pembeli secara langsung, maka muncul pengertian pasar dalam arti luas, yaitu proses interaksi penjual dan pembeli untuk mencapai harga pasar.
 

Contoh pasar dalam arti yang sangat luas yaitu pasar saham, pasar uang, penjualan via internet dan surat kabar yang dilanjutkan dengan interaksi melalui telepon.
Pada pasar, ada perusahaan yang menjadi pemain tunggal dan ada pula yang terdiri dari beberapa perudahaan produksi barang dan jasa. Ketika perusahaan bermain di dalam pasar, kemungkinan untuk memepengaruhi dan membentuk harga pasar dapat dilakukan oleh perusahaan yang menguasai (memonopoli). Hal tersebut terkait dengan keanekaragaman jenis barang, kebebasan perusahaan keluar masuk pasar, dan jumlah perusahaan  yang menjual produknya di pasar.

Syarat-syarat terbentuknya pasar:
·         Terdapat penjual dan pembeli
·         Adanya barang atau jasa yang diperjualbelikan
·         Terjadinya kesepakatan antara penjual dan pembeli atau tawar menawar antara pembeli dn penjual
Ada tiga fungsi yang mendasar pada keberadaan pasar, yakni :
·         Fungsi Distribusi maksudnya pasar berfungsi mendekatkan jarak antara konsumen dengan produsen dalam melaksanakan transaksi. Dalam fungsi distribusi, pasar berperan memperlancar penyaluran barang dan jasa dari produsen kepada konsumen.
·         Fungsi Pembentukan Harga maksudnya pasar berfungsi sebagai pembentuk harga pasar, yaitu kesepakatan harga antara penjual dan pembeli.
·         Fungsi Promosi maksudnya pasar digunakan sebagai ajang promosi. Pelaksanaan promosi dapat dilakukan dengan cara memasang spanduk, membagikan brosur, membagikan sampel, dll.

      Adapun pasar memeiliki peranan, sebagai berikut :
·         Sebagai tempat untuk mempromosikan barang.
·         Sebagai tempat untuk menjual hasil produksi.
·         Sebagai tempat untuk memperoleh bahan produksi.
·         Memudahkan konsumen untuk mendapatkan barang kebutuhan
·         Sebagai tempat bagi konsumen untuk menawarkan sumber daya yang dimiliki
·         Sebagai penunjang kelancaran pembangunan
·         Sebagai sumber pendapatan negara


II JENIS-JENIS PASAR

Dalam menentukan kriteria jenis-jenis pasar, kita berpedoman pada 4 O, yakni :
a.       Apa yang dibeli (object)
b.      Mengapa membeli (objective)
c.       Siapa yang membeli (organization)
d.      Bagaimana membelinya (operation)

Adapun jenis-jenis pasar adalah :

1.      Pasar Konsumen
Pasar konsumen adalah sekelompok pembeli yang membeli barang-barang untuk dikonsumsikan, bukan untuk dujual atau diproses lebih lanjut. Yang termasuk kelompok ini adalah pembeli individual/pembeli rumah tangga (non bisnis).
Apa yang dibeli? Barang dan jasa konsumsi.
Mengapa membeli? Untuk memuaskan kebutuhan. Sedangkan timbulnya kebutuhan disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu: perkembangan fisik, sosial, ekonomi, dll.
Siapa yang membeli? Satu, beberapa orang, atau mereka yang berada dalam suatu kelompok yang disebut unit pengambilan keputusan, yang terdiri dari :
a.       initiator, yakni orang yang pertama kali mempunyai ide untuk membeli produk.
b.      Influencer yakni orang yang mempengaruhi keputusan dalam pembelian.
c.       Decider yakni orang yang menentukan secara sebagian atau secara keseluruhan dari keputusan pembelian.
d.      Purchaser yakni orang yang melaksanakan pembelian.
e.       User, yakni orang yang memakai atau mengkonsumsikan.

Bagaimana membelinya? Dengan cara reminder buying atau sugesstion buying. Reminder buying adalah pembelian tanpa direncanakan yang didasarkan pada ingatan. Sedang suggestion buying adalah pembelian tanpa direncanakan yang didasarkan pada suatu sasaran dari orang lain.
contohnya pada toko online indonesia yaitu ekiosku.com mengadakan sebuah gebrakan pemasaran untuk meramaikan situsnya dengan membuat sebuah program affiliate ekilink yang saat ini terkenal dengan julukan Cari Uang Lewat Ekiosku.com oleh para netter indonesia.




2.      Pasar Produsen
Pasar produsen juga disebut pasar industri atau pasar bisnis adalah suatu pasar yang terdiri atas individu-individu, lembaga atau organisasi yang membeli barang-barang untuk diproses lagi sampai menjadi produk akhir yang kemudian di jual atau disewakan.
Apa yang dibeli? Barang dan jasa Industri, antara lain :
a.       Bahan dasar dan komponen, contoh : gandum, semen, mesin, ban, dll.
b.      Barang-barang modal, contoh : komputer, bangunan, forklift, mesin tik, dll.
c.       Supplies dan services, contoh : batu bara, konsultasi, periklanan, dll.
Mengapa membeli?Untuk membantu atau memperlancar usahanya dengan tujuan dapat memperoleh laba dari penjualan hasil produksinya.
Siapa yang membeli? Dapat dilakukan sendiri atau ditangani oleh suatu bagian/departemen dalam organisasi/perusahaan tersebut, tergantung dari nilai pembeliannya.
Bagaimana membelinya? Terdapat 3 macam situasi yang berbeda, yaitu:
a.       tugas baru, artinya pembeli baru pertama kali akan membeli (paling kompleks)
b.      Pembelian ulang, artinya pembeli sudah pernah melakukan pembelian barang yang sama, dan akan membeli lagi untuk kedua atau ketiga kalinya.
c.       Pembelian terus-menerus, artinya pembeli sudah berkali-kali melakukan pembelian barang yang sama.


3.      Pasar Penjual/Pedagang Perantara (Reseller Market)

Pasar penjual adalah suatu pasar yang terdiri dari individu dan organisasi yang memperoleh atau membeli barang dengan maksud untuk dijual lagi atau disewakan untuk mendapatkan laba.
Apa yang dibeli? Barang yang akan dijual lagi. Hanya saja, barang yang dibelinya tidak diproses, melainkan langsung dijual lagi
Mengapa membeli? Untuk mendapatkan laba.
Siapa yang membeli? Dapat dilakukan sendiri atau ditangani oleh suatu bagian/departemen dalam organisasi/perusahaan tersebut, tergantung dari nilai pembeliannya.
Bagaimana membelinya? Pasar penjual berusaha mencari supplier atau produsen yang paling baik. Faktor-faktor yang diperhatikan : syarat pembayaran, pelayanan,dll.
Seperti halnya toko baju online yaitu Bajumurmer.comToko Baju Online Jual Baju Grosir Murah Reseller Dress Gamis yang saat ini tengah mengadakan kegiatan marketing dengan mengadakan kontes seo dan dengan memberikan diskon yang besar-besaran kepada konsumennya, ini semua termasuk strategi pemasaran oleh situs bajumurmer.com tersebut.

4.      Pasar Pemerintah

Pasar pemerintah adalah pasar dimana terdapat lembaga-lembaga pemerintahan, yakni : departemen, direktorat, dan instansi lain yang membeli atau menyewa barang-barang untuk membantu melaksanakan fungsi-fungsi pemerintahan.
Apa yang dibeli? Barang dan jasa untuk keperluan di bidang pertahanan, dikbud, pekerjaan umum, kesehatan, kesejahteraan rakyat. Barang yang dibeli misalnya pesawat terbang, kapur tulis, jasa konstruksi, dll. Secara umum, semua ini dapat dimasukkan kedalam kelompok barang konsumsi dan barang industri.
seperti halnya programer pembuat Game Onet yang saat ini banyak sekali dicari dan dimainkan oleh para gamers indonesia tentunya, selalu melaksanakan promosi besar-besaran, maka dari itu anda harus Download Game Onet ini ya.
Mengapa membeli? Untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.
Siapakah yang membeli? Organisasi atau lembaga pemerintahan, baik pusat ataupun daerah.
Bagaimana membelinya? Dengan penawaran secara terbuka (tender) atau kontrak perjanjian langsung dengan supplier untuk melaksanakan proyek.

5.      Pasar International

Pasar International meliputi beberapa negara di dunia.
Apa yang di beli? Barang atau jassa konsumsi maupun industri.
Mengapa membeli? Untuk memuaskan kebutuhan, atau untuk mendapatkan laba dengan menjualnya lagi, menyewakan atau memproses menjadi barang lain untuk dijual, juga untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.
seperti halnya kedua agen bola online yaitu 828bet.comAgen Bola Terpercaya Piala Dunia 2014 dan ITCBET.COMWebsite Taruhan Lengkap dan Terpercaya yang selalu memberikan kepuasan pelayanan terhadap konsumennya dalam hal transaksi, jadi jangan sampai anda mengecewakan konsumennya ya.
Siapa yang membeli? Pembelian dapat dilakukan oleh pembeli individual dan pembeli rumah tangga, pembeli industri, lembaga pemerintahan, dan pedagang. Dapat dikatakan bahwa pasar International merupakan kombinasi dari keempat jenis pasar yang telah dijelaskan di muka.
Bagaimana membelinya? Karena pihak yang menjual barang/jasa berada di negara lain, maka pembelian dilakukan oleh dua pembeli atau pasar (negara tertentu) harus melalui prosedur perdagangan international yang mencakup ekspor-impor.



III. MACAM-MACAM PASAR

1. Pasar Barang
Pasar barang adalah pasar yang menjual produk dalam bentuk barang. Pasar barang dapat dibagi lagi menjadi dua macam, yakni :
a)      Pasar Barang nyata atau riil
Pasar barang nyata adalah pasar yang menjual produk dalam bentuk barang yang bentuk dan fisiknya jelas. Contohnya adalah pasar kebayoran lama, pasar senen, pasar malam, pasar kaget, dan lain-lain.
b)      Pasar Barang Abstrak
Pasar barang abstrak adalah pasar yang menjual produk yang tidak terlihat atau tidak riil secara fisik. Contoh jenis pasar ini adalah pasar komoditas / komoditi yang menjual barang semu seperti pasar karet, pasar tembakau, pasar timah, pasar kopi dan lain sebagainya.
2. Pasar Jasa / Tenaga
Pasar jasa adalah pasar yang menjual produknya dalam bentuk penawaran jasa atas suatu kemampuan. Jasa tidak dapat dipegang dan dilihat secara fisik karena waktu pada saat dihasilkan bersamaan dengan waktu mengkonsumsinya. Contoh pasar jasa seperti pasar tenaga kerja, Rumah Sakit yang menjual jasa kesehatan, Pangkalan Ojek yang menawarkatn jasa transportasi sepeda motor, dan lain sebagainya.
3. Pasar Uang dan Pasar Modal
a)      Pasar Uang
Pasar Uang adalah pasar yang memperjual belikan mata uang negara-negara yang berlaku di dunia. Pasar ini disebut juga sebagai pasar valuta asing / valas / Foreign Exchange / Forex. Resiko yang ada pada pasar ini relatif besar dibandingkan dengan jenis investasi lainnya, namun demikian keuntungan yang mungkin diperoleh juga relatif besar. Contoh adalah transaksi forex di BEJ, BES, agen forex, di internet, dan lain-lain.
b)      Pasar Modal
Pasar Modal adalah pasar yang memperdagangkan surat-surat berharga sebagai bukti kepemilikan suatu perusahaan bisnis atau kepemilikan modal untuk diinvestasikan sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat. Contohnya seperti saham, reksadana, obligasi perusahaan swasta dan pemerintah, dan lain sebagainya.
Jenis Pasar menurut karakteristik demand yang dihadapi perusahaan
·         Pasar persaingan Sempurna
·         Pasar Monopoli
·         Pasar persaingan Monopolistik
·         Pasar Oligopoli
  1. Pasar Persaingan Sempurna
Karakteristik Pasar :
    • Barang yang diproduksi homogen
    • Produsen dan Konsumen memiliki informasi yang sempurna
    • Produk yang dihasilkan seorang produsen relative kecil disbanding dengan barang di pasar (industri)
    • Produsen tidak dapat mempengaruhi harga
    • Produsen dan konsumen bebas keluar masuk pasar
    • Tidak ada campur tangan pemerintah


Kekuatan
·         Harga jual produk yang termurah
·         Rasio output per penduduk maksimal
·         Masyarakat merasa nyaman (tidak perlu memilih barang)
Kelemahan :
·         Asumsi mustahil terwujud
·         Lama dalam pengembangan teknologi karena lama normal
·         Konflik efisiensi – keadilan
 Kurva persaingan sempurna
  1. Pasar Monopoli
Pasar monopoli terjadi jika hanya ada 1 penjual di pasar tanpa ada pesaing langsung, tidak langsung, baik nyata maupun potensial.
Factor penyebab terbentuknya monopoli
·         Adanya hambatan teknis (cpecial knowledges, tingginya tingkat efisiensi, control sumber fdaktor produksi)
·         Hambatan legalitas (Undang-undang dan hak khusus, hak patent, dan hak cipta)
Biaya social dari monopoli
·         Berkurangnya kesejahteraan konsumen
·         Memburuknya kondisi makroekonomi nasional
·         Memburuknya kondisi perekonomian internasional
Aspek Positif dari monopoli
·         Efisiensi dan pertumbuhan ekonomi : karena laba maksimal
·         Efisiensi pengadaan barang public : karena skala usaha yang besar
·         Peningkatan kesejahteran masyarakat : dalam diskriminasi harga memungkinkan masyarakat dapat menjangkau harga sesuai kemampuan
Diskriminasi Harga :
            Kebijakan diskriminasi harga adlah menjual produk yang sama dengan harga yang berbeda pada pasar ynag berbeda dengan tujuan menambah laba melalui eksploitsi surplus konsumen.
Syarat Diskriminasi Harga :
·         Perusahaan memiliki daya monopoli
·         Pasar dapat dibagi menjadi dua atau lebih
·         Pembagian pasar harus efektif
·         MR di tiap pasar adalah sama agar menghasilkan laba maksimum

  1. Pasar Persaingan Monopolistik
Karakteristik :
    • Terdapat banyak penjual atau produsen
Meskipun demikian, pasar ini tidak memiliki produsen atau penjual sebanyak pasar persaingan sempurna dan tidak ada satu pun produsen yang mempunyai skala produksi yang lebih besar dari produsen lainnya.
    • Adanya Diferensiasi Produk.
Pasar ini menawarkan produk yang cenderung sama, namun memiliki perbedaan-perbedaan khusus dengan produk lainnya, misalnya dari cara pengemasan, pelayanan yang diberikan dan cara pembayaran.
    • Produsen Dapat mempengaruhi harga
Berbeda dengan Pasar Persaingan Sempurna, dimana harga terbentuk berdasarkan mekanisme pasar, maka pasar monopolistik dapat mempengaruhi harga meskipun tidak sebesar pasar oligopoli dan monopoli.
    • Produsen dapat keluar masuk pasar
Hal ini dipengaruhi oleh laba ekonomis, saat produsen hanya sedikit di pasar maka laba ekonomisnya cukup tinggi. Ketika produsen semakin banyak dan laba ekonomis semakin kecil, maka pasar menjadi tidak menarik dan produsen dapat meninggalkan pasar.
    • Promosi penjualan harus aktif
Pada pasar ini harga bukan merupakan pendongkrak jumlah konsumen, melainkan kemampuan perusahaan menciptakan citra baik dimata konsumen, sehingga dapat menimbulkan fanatisme terhadap produk. Karenanya, iklan dan promosi memiliki peran penting dalam merebut dan mempertahankan konsumen.
           
Kebaikan pasar monopolistik :
  1. Banyaknya produsen di pasar memberikan keuntungan bagi konsumen untuk dapat memilih produk yang terbaik baginya.
  2. Kebebasan keluar masuk bagi produsen, mendorong produsen untuk selalu melakukan inovasi dalam menghasilkan produknya.
  3. Diferensiasi produk mendorong konsumen untuk selektif dalam menentukan produk yang akan dibelinya, dan dapat membuat konsumen loyal terhadap produk yang dipilihnya.
  4. Pasar ini relatif mudah dijumpai oleh konsumen, karena sebagian besar kebutuhan sehari-hari tersedia dalam pasar monopolistik.
Kelemahan Pasar monopolistik :
  1. Pasar monopolistik memiliki tingkat persaingan yang tinggi, baik dari segi harga, kualitas maupun pelayanan. Sehingga produsen yang tidak memiliki modal dan pengalaman yang cukup akan cepat keluar dari pasar.
  2. Dibutuhkan modal yang cukup besar untuk masuk ke dalam pasar monopolistik, karena pemain pasar di dalamnya memiliki skala ekonomis yang cukup tinggi.
  3. Pasar ini mendorong produsen untuk selalu berinovasi, sehingga akan meningkatkan biaya produksi yang akan berimbas pada harga produk yang harus dibayar oleh konsumen.
4. Pasar Oligopoli
      KARAKTERISTIK OLIGOPOLI
Bentuk pasar oligopoli dikarakterisasikan berdasarkan
- sejumlah besar perusahaan-perusahaan dominan, dengan beberapa yang kecil lainnya,
- suatu produk yang distandarisasikan maupun dibedakan,
- kekuatan dari perusahaan-perusahaan dominan terhadap harga, namun ketakutan akan pembalasan,
- hambatan-hambatan secara teknologi dan ekonomi untuk menjadi suatu perusahaan yang dominan,
- penggunaan persaingan non harga yang ekstensif akibat ketakutan akan perang harga.

PEMUSATAN OLIGOPOLI
            Suatu bentuk pasar oligopoli dikarakterisasikan berdasarkan kehadiran beberapa perusahaan yang dominan.  Disana mungkin terdapat sejumlah besar perusahaan-perusahaan kecil, tetapi hanya perusahaan besar yang memiliki kekuatan untuk membalas.  Ini berakibat dalam suatu pemusatan industri tinggi dimana hanya 2 sampai 10 perusahaan dengan pangsa pasar yang besar.

PENYEBAB-PENYEBAB PEMUSATAN OLIGOPOLI
Penyebab-penyebab yang paling dikenal untuk pemusatan yang tinggi dalam pasar-pasar bentuk oligopoli adalah                                                                                                                      
- skala ekonomis yang ada dalam produksi barang-barang tertentu,
- siklus-siklus bisnis yang menyingkirkan pesaing-pesaing lemah,
- keuntungan dari perusahaan-perusahaan yang bergabung, dan
- hambatan-hambatan lainnya seperti perkembangan teknologi dan periklanan.

IV  FUNGSI PASAR

 1. Fungsi Distribusi
Dalam kegiatan distribusi, pasar berfungsi mendekatkan jarak antara konsumen dengan produsen dalam melaksanakan transaksi. Dalam fungsi distribusi, pasar berperan memperlancar penyaluran barang dan jasa dari produsen kepada konsumen.
2. Fungsi Pembentukan Harga
Pasar berfungsi sebagai pembentuk harga pasar, yaitu kesepakatan harga antara penjual dan pembeli.
3. Fungsi Promosi
Pasar merupakan sarana paling tepat untuk ajang promosi. Pelaksanaan promosi dapat dilakukan dengan cara memasang spanduk, membagikan brosur, membagikan sampel, dll.







V. BENTUK PASAR

 a. Pasar menurut Pelayanan dan Kelengkapannya

1.Pasar tradisional
Dalam pasar tradisional, pembeli dilayani langsung oleh penjual, sehingga dimungkinkan masih terjadi tawar menawar harga. Contoh pasar Beringharjo di Yogyakarta, pasar Johar di Semarang.
2.Pasar modern
Dalam pasar modern, pelayanan dilakukan secara mandiri dan dilayani oleh pramuniaga.

b. Pasar menurut Fisik

1.Pasar kongkret/riil, adalah pasar di mana penjual dan pembeli bertemu langsung dan barang yang diperjualbelikan benar-benar ada. Ciri-cirinya: transaksi tunai, barang dapat  langsung dibawa,barang yang diperjualbelikan benar-benar ada dan penjual pembeli bertemu langsung.
2.Pasar abstrak, adalah pasar di mana penjual dan pembali tidak bertemu secara langsung dan barang yang diperjualbelikan tidak tersedia secara langsung. Ciri-cirinya: transaksi berlandaskan rasa percaya, penjual pembeli berada di tempat yang berbeda, barang yang diperjualbelikan tidak tersedia (hanya contohnya saja).

c. Pasar menurut Waktu Terjadinya
  1. Pasar harian, pasar yang penyelenggaraannya setiap hari.
  2. Pasar mingguan, pasar yang penyelengggaraanya setiap seminggu sekali.
  3. Pasar bulanan, pasar yang penyelenggaraanya sebulan sekali.
  4. Pasar tahunan, pasar penyelenggaraannya setahun
d. Pasar  menurut Luas Wilayah Kegiatannya
  1. Pasar lokal, pasar yang daerah pemasarannya hanya meliputi daerah tertentu, barang yang diperjualbelikan adalah barang kebutuhan masyarakat di sekitarnya.
  2. Pasar nasional, pasar yang daerah pemasarannya meliputi wilayah satu negara, barang yang diperjualbelikan adalah barang yang dibutuhkan masyarakat negara tersebut.
  3. Pasar regional, adalah pasar yang daerah pemasarannya meliputi beberapa negara di wilayah tertentu dan biasanya didukung dengan perjanjian kerjasama misalnya AFTA di wilayah Asia Tenggara.
  4. Pasar internasional/pasar dunia, adalah pasar yang daerah pemasarannya meliputi seluruh kawasan dunia, barang yang diperjualbelikan adalah barang yang dibutuhkan semua masyarakat dunia
e. Pasar menurut Barang yang Diperjualbelikan
  1. Pasar barang konsumsi, adalah pasar yang memperjualbelikan barang yang secara langsung dapat dikonsumsi, misalnya pasar sembako, pasar buah.
  2. Pasar barang produksi,  adalah pasar yang memperjualbelikan barang produksi atau faktor-faktor produksi, misalnya pasar bibit ikan, pasar mesin-mesin pabrik, bursa tenaga kerja.

 f. Pasar menurut Bentuk/Organisasi Pasar
  1. Pasar persaingan sempurna (perfect competition market), adalah pasar yang terdapat banyak penjual dan pembeli sehingga harga tidak bisa ditentukan oleh masing-masing penjual/pembeli.
Ciri-cirinya:
  1. Pengetahuan penjual dan pembeli sempurna
  2. Penjual dan pembeli bebas keluar masuk pasar
  3. Penjual dan pembeli banyak
  4. Barang yang diperjualbelikan bersifat homogen
2. Pasar persaingan tidak sempurna (imperfect competition market), adalah pasar di mana jumlah pembeli lebih banyak daripada jumlah penjual.
Ciri-ciri:
  1. Pengetahuan pembeli tentang pasar terbatas
  2. Terdapat hambatan nutuk memasuki pasar
  3. Jumlah penjual sedikit
  4. Barang yang diperjualbelikan heterogen

DAFTAR PUSTAKA
Sumber:
bozzkaf:
http://bozzkaf.blogspot.com/2012/09/pengertianfungsibentukperanan-dan.html#ixzz2oB3DbzQm

Sumber :
http://jembersantri.blogspot.com/2013/08/pengertian-dan-jenis-jenis-pasar.html#ixzz2oAoG2Dn5



Tidak ada komentar:

Posting Komentar