KATA
PENGANTAR
Puji dan syukur saya panjatkan ke hadirat
Tuhan Yang maha Esa karena atas rahmat dan karunia-Nya penulis dapat
menyelesaikan makalah Ekonomi ini.
Penulis berusaha menyusun makalah
Ekonomi ini yang dapat dipelajari dengan mudah. Saya mencoba menjelaskan materi
sesederhana mungkin. Salah satu caranya adalah dengan memberikan contoh konkret
yang sering dijumpai masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu,
makalah ini juga berusaha mengajak pembaca untuk peduli terhadap kehidupan yang
ada di sekitar.
Saya juga mengucapkan terima kasih
kepada semua pihak, dari penerbit-penerbit buku yang telah memberikan bantuan
dan kesempatan kepada saya untuk menyelesaikan buku ini.
Akhirnya, saya harapkan saran dan
sumbangan pikiran dari teman-teman saya
untuk digunakan dalam memperbaiki isi makalah ini.
Medan, Desember 2013
Hormat Kami
Penulis
DAFTAR ISI
HALAMAN
JUDUL
KATA PENGANTAR
……………………………………………………….. 1
DAFTAR
ISI …………………………………………………………………. 2
- BAB I (PENDAHULUAN)
……………………………………….. 3
a.
Latar Belakang
………………………………………………………... 3
b.
Rumusan Makalah……………………………………………………. 4
- BAB 2 (PEMBAHASAN MASALAH)……………………………... 5
- ………….
- ………….
- ………….
- ………….
- ………….
- BAB 3
v Daftar Pustaka ……………………………………………………… 16
BAB 1
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
1.1
Latar belakang
Di dalam pasar yang kompetitif, harga ekuilibrium suatu
aktiva ditentukan oleh tawaran yang tersedia dan permintaan agregat. Harga
semua partisipan pasar tentang nilai dari aktiva tersebut berdasarkan informasi
yang tersedia.jika suatu informasi baru yang relevan masuk ke pasar yang
berhubugan dengan suatu aktiva, informasi ini akan digunakan untuk menganalisis
dan menginterpretasikan nilai dari aktiva bersangkutan. Akibatnya adalah
kemungkinan pergeseran ke harga ekuilibrium yang baru. Harga ekuilibrium ini
akan tetap bertahan sampai suatu informasi baru lainnya merubahnya kembali ke
harga ekuilibrium yang baru.
Bagaimana suatu pasar bereaksi terhadap suatu informasi untuk mencapai harga keseimbangan yang baru merupakan hal penting. Jika pasar bereaksi dengan cepat dan akurat untuk mencapai harga keseimbanganyang baru yang sepenuhnya mencerminkan informasi yang tersedia, maka kondisi pasar seperti ini disebut dengan pasar efisien. Dengan demikian ada hubungan antara teori pasar modal yang menjelaskan tentang keadaan ekulibrium dengan konsep pasar efisien yang mencoba bagaimana pasar memproses informasi utuk menuju ke posisi ekulibrium yang baru. Efiseiensi pasar seperti ini disebut dengan efisiensi pasar secara informasi. Yaitu bagaimana pasar bereaksi terhadap informasi yang tersedia. Makalah ini akan membahas Efisiensi Pasar dalam hubungannya dengan kehidupan Perekonomian indonesia.
Secara umum, efisiensi pasar (market efficiency) didefinisikan oleh Beaver (1989) sebagai hubungan antara harga-harga sekuritas dengan informasi. Secara detail, efisiensi pasar dapat didefinisikan dalam beberapa macam definisi,yaitu: (1)definisi pasar didasarkan pada nilai intrinsik sekuritas, (2) definisi efisiensi pasar didasarkan pada akurasi dari harga sekuritas (Fama, 1970), (3)definisi efisiensi pasar didasarkan pada disstribusi dan informasinya (Beaver, 1989) dan (4) definisi efsiensi pasar didasarkan pada proses dinamik (Jones, 19951)
Efisiensi pasar merupakan salah satu topik mendasar yang perlu kita renungi karena berkaitan langsung dengan relevan atau tidaknya kegiatan untuk berusaha memprediksi arah harga (timing). Sebagian besar kalangan akademisi berkeyakinan bahwa pasar saham merupakan pasar yang efisien. Suatu pasar dikatakan efisien apabila harga barang-barang yang dijual telah menunjukan semua informasi yang ada sehingga tidak terbias (not biased) menjadi terlalu murah atau terlalu mahal. Perubahan harga di masa mendatang hanya tergantung dari datangnya informasi baru di masa mendatang yang tidak diketahui sebelumnya.
Perubahan harga terjadi dengan sangat cepat sehingga tidak memungkinkan untuk dieksploitasi. Karena informasi baru datangnya tidak bisa diduga, maka perubahan harga pun tidak bisa diduga alias random. Di dalam suatu pasar yang efisien, tidak mungkin seseorang untuk secara konsisten mengalahkan performa pasar dengan memakai informasi yang telah diketahui pasar, kecuali dengan mendapatkan keberuntungan (luck). Dalam setiap periode, kira-kira setengah investor akan mendapatkan hasil lebih baik dari pasar dan setengah lagi akan mendapatkan hasil yang lebih jelek hanya karena keberuntungan/kesialan. Teori pasar yang efisien tergantung pada asumsi bahwa semua pelaku pasar mengolah informasi secara rasional dan secara rata-rata informasi yang dimiliki semua pelaku pasar adalah benar (meskipun tak seorang pemainpun memiliki semua informasi yang benar: misal sebagian memiliki informasi yang bagus-bagus sebagian lagi memiliki informasi yang jelek-jelek tentang suatu perusahaan). Pasar yang efisien juga memerlukan sekelompok pemain yang dengan cepat akan meng-arbitrage bila kemungkinan arbitrage (keuntungan tanpa resiko) muncul.
Bagaimana suatu pasar bereaksi terhadap suatu informasi untuk mencapai harga keseimbangan yang baru merupakan hal penting. Jika pasar bereaksi dengan cepat dan akurat untuk mencapai harga keseimbanganyang baru yang sepenuhnya mencerminkan informasi yang tersedia, maka kondisi pasar seperti ini disebut dengan pasar efisien. Dengan demikian ada hubungan antara teori pasar modal yang menjelaskan tentang keadaan ekulibrium dengan konsep pasar efisien yang mencoba bagaimana pasar memproses informasi utuk menuju ke posisi ekulibrium yang baru. Efiseiensi pasar seperti ini disebut dengan efisiensi pasar secara informasi. Yaitu bagaimana pasar bereaksi terhadap informasi yang tersedia. Makalah ini akan membahas Efisiensi Pasar dalam hubungannya dengan kehidupan Perekonomian indonesia.
Secara umum, efisiensi pasar (market efficiency) didefinisikan oleh Beaver (1989) sebagai hubungan antara harga-harga sekuritas dengan informasi. Secara detail, efisiensi pasar dapat didefinisikan dalam beberapa macam definisi,yaitu: (1)definisi pasar didasarkan pada nilai intrinsik sekuritas, (2) definisi efisiensi pasar didasarkan pada akurasi dari harga sekuritas (Fama, 1970), (3)definisi efisiensi pasar didasarkan pada disstribusi dan informasinya (Beaver, 1989) dan (4) definisi efsiensi pasar didasarkan pada proses dinamik (Jones, 19951)
Efisiensi pasar merupakan salah satu topik mendasar yang perlu kita renungi karena berkaitan langsung dengan relevan atau tidaknya kegiatan untuk berusaha memprediksi arah harga (timing). Sebagian besar kalangan akademisi berkeyakinan bahwa pasar saham merupakan pasar yang efisien. Suatu pasar dikatakan efisien apabila harga barang-barang yang dijual telah menunjukan semua informasi yang ada sehingga tidak terbias (not biased) menjadi terlalu murah atau terlalu mahal. Perubahan harga di masa mendatang hanya tergantung dari datangnya informasi baru di masa mendatang yang tidak diketahui sebelumnya.
Perubahan harga terjadi dengan sangat cepat sehingga tidak memungkinkan untuk dieksploitasi. Karena informasi baru datangnya tidak bisa diduga, maka perubahan harga pun tidak bisa diduga alias random. Di dalam suatu pasar yang efisien, tidak mungkin seseorang untuk secara konsisten mengalahkan performa pasar dengan memakai informasi yang telah diketahui pasar, kecuali dengan mendapatkan keberuntungan (luck). Dalam setiap periode, kira-kira setengah investor akan mendapatkan hasil lebih baik dari pasar dan setengah lagi akan mendapatkan hasil yang lebih jelek hanya karena keberuntungan/kesialan. Teori pasar yang efisien tergantung pada asumsi bahwa semua pelaku pasar mengolah informasi secara rasional dan secara rata-rata informasi yang dimiliki semua pelaku pasar adalah benar (meskipun tak seorang pemainpun memiliki semua informasi yang benar: misal sebagian memiliki informasi yang bagus-bagus sebagian lagi memiliki informasi yang jelek-jelek tentang suatu perusahaan). Pasar yang efisien juga memerlukan sekelompok pemain yang dengan cepat akan meng-arbitrage bila kemungkinan arbitrage (keuntungan tanpa resiko) muncul.
1.2 Tujuan
- Menjelaskan Pengertian pasar
- Menjelaskan
tentang fungsi pasar
- Menjelaskan
tentang Jenis-jenis pasar
- Menjelaskan
tentang Macam-macam pasar
- Menjelaskan
Mengenai Bentuk-bentuk pasar
BAB II
PEMBAHASAN
PEMBAHASAN
I PENGERTIAN PASAR
1.
Pasar adalah tempat
dimana pembeli dan penjual bertemu dan berfungsi, barang atau jasa tersedia
untuk dijual, dan terjadi perpindahan hak milik.
2.
Pasar adalah jumlah seluruh permintaan barang atau jasa
oleh pembeli-pembeli (sering dikaitkan dengan istilah demand permintaan)
3. William J.Stanton mengemukakan bahwa pasar adalah
orang-orang yang mempunyai keinginan untuk puas, uang untuk berbelanja, dan
kemauan untuk membelanjakannya.
Pasar dalam arti sempit adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk mengeadakan transaksi jual-beli barang dan jasa. Namun seiring dengan kemajuan zaman dan teknologi yang menyebabkan transaksi dapat dilakukan tanpa mempertemukan penjual dan pembeli secara langsung, maka muncul pengertian pasar dalam arti luas, yaitu proses interaksi penjual dan pembeli untuk mencapai harga pasar.
Contoh pasar dalam arti yang sangat luas yaitu pasar saham, pasar uang, penjualan via internet dan surat kabar yang dilanjutkan dengan interaksi melalui telepon.
Pada pasar, ada perusahaan yang menjadi pemain tunggal dan ada pula yang terdiri dari beberapa perudahaan produksi barang dan jasa. Ketika perusahaan bermain di dalam pasar, kemungkinan untuk memepengaruhi dan membentuk harga pasar dapat dilakukan oleh perusahaan yang menguasai (memonopoli). Hal tersebut terkait dengan keanekaragaman jenis barang, kebebasan perusahaan keluar masuk pasar, dan jumlah perusahaan yang menjual produknya di pasar.
Syarat-syarat terbentuknya pasar:
Pasar dalam arti sempit adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk mengeadakan transaksi jual-beli barang dan jasa. Namun seiring dengan kemajuan zaman dan teknologi yang menyebabkan transaksi dapat dilakukan tanpa mempertemukan penjual dan pembeli secara langsung, maka muncul pengertian pasar dalam arti luas, yaitu proses interaksi penjual dan pembeli untuk mencapai harga pasar.
Contoh pasar dalam arti yang sangat luas yaitu pasar saham, pasar uang, penjualan via internet dan surat kabar yang dilanjutkan dengan interaksi melalui telepon.
Pada pasar, ada perusahaan yang menjadi pemain tunggal dan ada pula yang terdiri dari beberapa perudahaan produksi barang dan jasa. Ketika perusahaan bermain di dalam pasar, kemungkinan untuk memepengaruhi dan membentuk harga pasar dapat dilakukan oleh perusahaan yang menguasai (memonopoli). Hal tersebut terkait dengan keanekaragaman jenis barang, kebebasan perusahaan keluar masuk pasar, dan jumlah perusahaan yang menjual produknya di pasar.
Syarat-syarat terbentuknya pasar:
·
Terdapat penjual dan pembeli
·
Adanya barang atau jasa yang diperjualbelikan
·
Terjadinya kesepakatan antara penjual dan pembeli atau
tawar menawar antara pembeli dn penjual
Ada tiga fungsi yang mendasar pada keberadaan pasar,
yakni :
·
Fungsi Distribusi maksudnya pasar berfungsi mendekatkan
jarak antara konsumen dengan produsen dalam melaksanakan transaksi. Dalam
fungsi distribusi, pasar berperan memperlancar penyaluran barang dan jasa dari
produsen kepada konsumen.
·
Fungsi Pembentukan Harga maksudnya pasar berfungsi
sebagai pembentuk harga pasar, yaitu kesepakatan harga antara penjual dan
pembeli.
·
Fungsi Promosi maksudnya pasar digunakan sebagai ajang
promosi. Pelaksanaan promosi dapat dilakukan dengan cara memasang spanduk,
membagikan brosur, membagikan sampel, dll.
Adapun pasar memeiliki peranan, sebagai berikut :
·
Sebagai tempat untuk mempromosikan barang.
·
Sebagai tempat untuk menjual hasil produksi.
·
Sebagai tempat untuk memperoleh bahan produksi.
·
Memudahkan konsumen untuk mendapatkan barang kebutuhan
·
Sebagai tempat bagi konsumen untuk menawarkan sumber daya
yang dimiliki
·
Sebagai penunjang kelancaran pembangunan
·
Sebagai sumber pendapatan negara
II JENIS-JENIS PASAR
Dalam menentukan kriteria jenis-jenis pasar, kita berpedoman pada 4 O, yakni :
a. Apa yang dibeli (object)
b. Mengapa membeli (objective)
c. Siapa yang membeli (organization)
d. Bagaimana membelinya (operation)
Adapun
jenis-jenis pasar adalah :
1. Pasar Konsumen
Pasar konsumen adalah
sekelompok pembeli yang membeli barang-barang untuk dikonsumsikan, bukan untuk
dujual atau diproses lebih lanjut. Yang termasuk kelompok ini adalah pembeli
individual/pembeli rumah tangga (non bisnis).
Apa yang
dibeli? Barang dan
jasa konsumsi.
Mengapa membeli? Untuk memuaskan kebutuhan. Sedangkan timbulnya kebutuhan
disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu: perkembangan fisik, sosial, ekonomi,
dll.
Siapa yang
membeli? Satu, beberapa
orang, atau mereka yang berada dalam suatu kelompok yang disebut unit
pengambilan keputusan, yang terdiri dari :
a. initiator, yakni orang
yang pertama kali mempunyai ide untuk membeli produk.
b. Influencer yakni orang
yang mempengaruhi keputusan dalam pembelian.
c. Decider yakni orang
yang menentukan secara sebagian atau secara keseluruhan dari keputusan
pembelian.
d. Purchaser yakni orang
yang melaksanakan pembelian.
e. User, yakni orang
yang memakai atau mengkonsumsikan.
Bagaimana
membelinya? Dengan cara reminder buying atau sugesstion buying. Reminder buying adalah pembelian tanpa direncanakan yang didasarkan
pada ingatan. Sedang suggestion buying
adalah pembelian tanpa direncanakan yang didasarkan pada suatu sasaran dari
orang lain.
contohnya pada toko online indonesia yaitu ekiosku.com mengadakan sebuah gebrakan pemasaran untuk meramaikan situsnya dengan membuat sebuah program affiliate ekilink yang saat ini terkenal dengan julukan Cari Uang Lewat Ekiosku.com oleh para netter indonesia.
contohnya pada toko online indonesia yaitu ekiosku.com mengadakan sebuah gebrakan pemasaran untuk meramaikan situsnya dengan membuat sebuah program affiliate ekilink yang saat ini terkenal dengan julukan Cari Uang Lewat Ekiosku.com oleh para netter indonesia.
2. Pasar Produsen
Pasar produsen juga disebut
pasar industri atau pasar bisnis adalah suatu pasar yang terdiri atas
individu-individu, lembaga atau organisasi yang membeli barang-barang untuk
diproses lagi sampai menjadi produk akhir yang kemudian di jual atau disewakan.
Apa yang
dibeli? Barang dan
jasa Industri, antara lain :
a. Bahan dasar dan komponen, contoh : gandum, semen, mesin,
ban, dll.
b. Barang-barang modal, contoh : komputer, bangunan,
forklift, mesin tik, dll.
c. Supplies dan services, contoh : batu bara, konsultasi,
periklanan, dll.
Mengapa
membeli?Untuk membantu
atau memperlancar usahanya dengan tujuan dapat memperoleh laba dari penjualan
hasil produksinya.
Siapa yang
membeli? Dapat
dilakukan sendiri atau ditangani oleh suatu bagian/departemen dalam
organisasi/perusahaan tersebut, tergantung dari nilai pembeliannya.
Bagaimana
membelinya? Terdapat 3
macam situasi yang berbeda, yaitu:
a. tugas baru, artinya pembeli baru pertama kali akan
membeli (paling kompleks)
b. Pembelian ulang, artinya pembeli sudah pernah melakukan
pembelian barang yang sama, dan akan membeli lagi untuk kedua atau ketiga
kalinya.
c. Pembelian terus-menerus, artinya pembeli sudah
berkali-kali melakukan pembelian barang yang sama.
3. Pasar Penjual/Pedagang Perantara (Reseller Market)
Pasar penjual adalah suatu
pasar yang terdiri dari individu dan organisasi yang memperoleh atau membeli
barang dengan maksud untuk dijual lagi atau disewakan untuk mendapatkan laba.
Apa yang
dibeli? Barang yang
akan dijual lagi. Hanya saja, barang yang dibelinya tidak diproses, melainkan
langsung dijual lagi
Mengapa
membeli? Untuk
mendapatkan laba.
Siapa yang membeli? Dapat dilakukan sendiri atau ditangani oleh suatu
bagian/departemen dalam organisasi/perusahaan tersebut, tergantung dari nilai
pembeliannya.
Bagaimana membelinya? Pasar penjual
berusaha mencari supplier atau produsen yang paling baik. Faktor-faktor yang
diperhatikan : syarat pembayaran, pelayanan,dll.
Seperti halnya toko baju online yaitu Bajumurmer.comToko Baju Online Jual Baju Grosir Murah Reseller Dress Gamis yang saat ini tengah mengadakan kegiatan marketing dengan mengadakan kontes seo dan dengan memberikan diskon yang besar-besaran kepada konsumennya, ini semua termasuk strategi pemasaran oleh situs bajumurmer.com tersebut.
Seperti halnya toko baju online yaitu Bajumurmer.comToko Baju Online Jual Baju Grosir Murah Reseller Dress Gamis yang saat ini tengah mengadakan kegiatan marketing dengan mengadakan kontes seo dan dengan memberikan diskon yang besar-besaran kepada konsumennya, ini semua termasuk strategi pemasaran oleh situs bajumurmer.com tersebut.
4. Pasar Pemerintah
Pasar
pemerintah adalah pasar
dimana terdapat lembaga-lembaga pemerintahan, yakni : departemen, direktorat,
dan instansi lain yang membeli atau menyewa barang-barang untuk membantu
melaksanakan fungsi-fungsi pemerintahan.
Apa yang
dibeli? Barang dan
jasa untuk keperluan di bidang pertahanan, dikbud, pekerjaan umum, kesehatan,
kesejahteraan rakyat. Barang yang dibeli misalnya pesawat terbang, kapur tulis,
jasa konstruksi, dll. Secara umum, semua ini dapat dimasukkan kedalam kelompok
barang konsumsi dan barang industri.
seperti halnya programer pembuat Game Onet yang saat ini banyak sekali dicari dan dimainkan oleh para gamers indonesia tentunya, selalu melaksanakan promosi besar-besaran, maka dari itu anda harus Download Game Onet ini ya.
seperti halnya programer pembuat Game Onet yang saat ini banyak sekali dicari dan dimainkan oleh para gamers indonesia tentunya, selalu melaksanakan promosi besar-besaran, maka dari itu anda harus Download Game Onet ini ya.
Mengapa
membeli? Untuk
kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.
Siapakah yang
membeli? Organisasi
atau lembaga pemerintahan, baik pusat ataupun daerah.
Bagaimana
membelinya? Dengan
penawaran secara terbuka (tender) atau kontrak perjanjian langsung dengan
supplier untuk melaksanakan proyek.
5. Pasar International
Pasar International meliputi beberapa negara di dunia.
Apa yang di
beli? Barang atau
jassa konsumsi maupun industri.
Mengapa
membeli? Untuk
memuaskan kebutuhan, atau untuk mendapatkan laba dengan menjualnya lagi, menyewakan
atau memproses menjadi barang lain untuk dijual, juga untuk kepentingan dan
kesejahteraan masyarakat.
seperti halnya kedua agen bola online yaitu 828bet.comAgen Bola Terpercaya Piala Dunia 2014 dan ITCBET.COMWebsite Taruhan Lengkap dan Terpercaya yang selalu memberikan kepuasan pelayanan terhadap konsumennya dalam hal transaksi, jadi jangan sampai anda mengecewakan konsumennya ya.
seperti halnya kedua agen bola online yaitu 828bet.comAgen Bola Terpercaya Piala Dunia 2014 dan ITCBET.COMWebsite Taruhan Lengkap dan Terpercaya yang selalu memberikan kepuasan pelayanan terhadap konsumennya dalam hal transaksi, jadi jangan sampai anda mengecewakan konsumennya ya.
Siapa yang
membeli? Pembelian
dapat dilakukan oleh pembeli individual dan pembeli rumah tangga, pembeli
industri, lembaga pemerintahan, dan pedagang. Dapat dikatakan bahwa pasar
International merupakan kombinasi dari keempat jenis pasar yang telah
dijelaskan di muka.
Bagaimana
membelinya? Karena pihak
yang menjual barang/jasa berada di negara lain, maka pembelian dilakukan oleh
dua pembeli atau pasar (negara tertentu) harus melalui prosedur perdagangan
international yang mencakup ekspor-impor.
III. MACAM-MACAM PASAR
1. Pasar Barang
Pasar barang adalah pasar yang menjual produk dalam
bentuk barang. Pasar barang dapat dibagi lagi menjadi dua macam, yakni :
a)
Pasar Barang
nyata atau riil
Pasar barang nyata adalah pasar yang menjual produk dalam
bentuk barang yang bentuk dan fisiknya jelas. Contohnya adalah pasar kebayoran
lama, pasar senen, pasar malam, pasar kaget, dan lain-lain.
b)
Pasar Barang
Abstrak
Pasar barang abstrak adalah pasar yang menjual produk
yang tidak terlihat atau tidak riil secara fisik. Contoh jenis pasar ini adalah
pasar komoditas / komoditi yang menjual barang semu seperti pasar karet, pasar
tembakau, pasar timah, pasar kopi dan lain sebagainya.
2. Pasar Jasa / Tenaga
Pasar jasa adalah pasar yang menjual produknya dalam
bentuk penawaran jasa atas suatu kemampuan. Jasa tidak dapat dipegang dan
dilihat secara fisik karena waktu pada saat dihasilkan bersamaan dengan waktu
mengkonsumsinya. Contoh pasar jasa seperti pasar tenaga kerja, Rumah Sakit yang
menjual jasa kesehatan, Pangkalan Ojek yang menawarkatn jasa transportasi
sepeda motor, dan lain sebagainya.
3. Pasar Uang dan Pasar Modal
a)
Pasar Uang
Pasar Uang adalah pasar yang memperjual belikan mata uang
negara-negara yang berlaku di dunia. Pasar ini disebut juga sebagai pasar
valuta asing / valas / Foreign Exchange / Forex. Resiko yang ada pada pasar ini
relatif besar dibandingkan dengan jenis investasi lainnya, namun demikian
keuntungan yang mungkin diperoleh juga relatif besar. Contoh adalah transaksi
forex di BEJ, BES, agen forex, di internet, dan lain-lain.
b)
Pasar Modal
Pasar Modal adalah pasar yang memperdagangkan surat-surat
berharga sebagai bukti kepemilikan suatu perusahaan bisnis atau kepemilikan
modal untuk diinvestasikan sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat. Contohnya
seperti saham, reksadana, obligasi perusahaan swasta dan pemerintah, dan lain
sebagainya.
Jenis Pasar menurut karakteristik demand yang dihadapi
perusahaan
· Pasar persaingan Sempurna
· Pasar Monopoli
· Pasar persaingan Monopolistik
· Pasar Oligopoli
- Pasar
Persaingan Sempurna
Karakteristik
Pasar :
- Barang
yang diproduksi homogen
- Produsen dan Konsumen memiliki informasi yang
sempurna
- Produk yang dihasilkan seorang produsen relative
kecil disbanding dengan barang di pasar (industri)
- Produsen
tidak dapat mempengaruhi harga
- Produsen dan konsumen bebas keluar masuk pasar
- Tidak
ada campur tangan pemerintah
Kekuatan
· Harga jual produk yang termurah
· Rasio output per penduduk maksimal
·
Masyarakat merasa
nyaman (tidak perlu memilih barang)
Kelemahan
:
· Asumsi mustahil terwujud
·
Lama dalam
pengembangan teknologi karena lama normal
· Konflik efisiensi – keadilan
Kurva
persaingan sempurna
- Pasar
Monopoli
Pasar monopoli terjadi jika hanya ada 1
penjual di pasar tanpa ada pesaing langsung, tidak langsung, baik nyata maupun
potensial.
Factor
penyebab terbentuknya monopoli
· Adanya hambatan teknis (cpecial
knowledges, tingginya tingkat efisiensi, control sumber fdaktor produksi)
·
Hambatan
legalitas (Undang-undang dan hak khusus, hak patent, dan hak cipta)
Biaya
social dari monopoli
· Berkurangnya kesejahteraan konsumen
· Memburuknya kondisi makroekonomi
nasional
· Memburuknya kondisi perekonomian
internasional
Aspek
Positif dari monopoli
·
Efisiensi dan
pertumbuhan ekonomi : karena laba maksimal
·
Efisiensi
pengadaan barang public : karena skala usaha yang besar
·
Peningkatan
kesejahteran masyarakat : dalam diskriminasi harga memungkinkan masyarakat
dapat menjangkau harga sesuai kemampuan
Diskriminasi Harga :
Kebijakan diskriminasi harga adlah menjual produk yang sama dengan harga yang
berbeda pada pasar ynag berbeda dengan tujuan menambah laba melalui eksploitsi
surplus konsumen.
Syarat
Diskriminasi Harga :
· Perusahaan memiliki daya monopoli
·
Pasar dapat
dibagi menjadi dua atau lebih
· Pembagian pasar harus efektif
·
MR di tiap
pasar adalah sama agar menghasilkan laba maksimum
- Pasar
Persaingan Monopolistik
Karakteristik
:
- Terdapat
banyak penjual atau produsen
Meskipun demikian, pasar ini tidak memiliki produsen atau
penjual sebanyak pasar persaingan sempurna dan tidak ada satu pun produsen yang
mempunyai skala produksi yang lebih besar dari produsen lainnya.
- Adanya
Diferensiasi Produk.
Pasar ini menawarkan produk yang cenderung sama, namun
memiliki perbedaan-perbedaan khusus dengan produk lainnya, misalnya dari cara
pengemasan, pelayanan yang diberikan dan cara pembayaran.
- Produsen
Dapat mempengaruhi harga
Berbeda dengan Pasar Persaingan Sempurna, dimana harga
terbentuk berdasarkan mekanisme pasar, maka pasar monopolistik dapat
mempengaruhi harga meskipun tidak sebesar pasar oligopoli dan monopoli.
- Produsen
dapat keluar masuk pasar
Hal ini dipengaruhi oleh laba ekonomis, saat produsen
hanya sedikit di pasar maka laba ekonomisnya cukup tinggi. Ketika produsen
semakin banyak dan laba ekonomis semakin kecil, maka pasar menjadi tidak
menarik dan produsen dapat meninggalkan pasar.
- Promosi
penjualan harus aktif
Pada pasar ini harga bukan merupakan pendongkrak jumlah
konsumen, melainkan kemampuan perusahaan menciptakan citra baik dimata
konsumen, sehingga dapat menimbulkan fanatisme terhadap produk. Karenanya,
iklan dan promosi memiliki peran penting dalam merebut dan mempertahankan
konsumen.
Kebaikan
pasar monopolistik :
- Banyaknya produsen di pasar memberikan keuntungan
bagi konsumen untuk dapat memilih produk yang terbaik baginya.
- Kebebasan keluar masuk bagi produsen, mendorong
produsen untuk selalu melakukan inovasi dalam menghasilkan produknya.
- Diferensiasi produk mendorong konsumen untuk
selektif dalam menentukan produk yang akan dibelinya, dan dapat membuat
konsumen loyal terhadap produk yang dipilihnya.
- Pasar ini relatif mudah dijumpai oleh konsumen,
karena sebagian besar kebutuhan sehari-hari tersedia dalam pasar
monopolistik.
Kelemahan
Pasar monopolistik :
- Pasar
monopolistik memiliki tingkat persaingan yang tinggi, baik dari segi
harga, kualitas maupun pelayanan. Sehingga produsen yang tidak memiliki
modal dan pengalaman yang cukup akan cepat keluar dari pasar.
- Dibutuhkan
modal yang cukup besar untuk masuk ke dalam pasar monopolistik, karena
pemain pasar di dalamnya memiliki skala ekonomis yang cukup tinggi.
- Pasar ini
mendorong produsen untuk selalu berinovasi, sehingga akan meningkatkan
biaya produksi yang akan berimbas pada harga produk yang harus dibayar
oleh konsumen.
4. Pasar Oligopoli
KARAKTERISTIK OLIGOPOLI
Bentuk pasar oligopoli dikarakterisasikan berdasarkan
-
sejumlah besar perusahaan-perusahaan dominan, dengan beberapa yang kecil
lainnya,
-
suatu produk yang distandarisasikan maupun dibedakan,
-
kekuatan dari perusahaan-perusahaan dominan terhadap harga, namun ketakutan
akan pembalasan,
-
hambatan-hambatan secara teknologi dan ekonomi untuk menjadi suatu perusahaan
yang dominan,
-
penggunaan persaingan non harga yang ekstensif akibat ketakutan akan perang
harga.
PEMUSATAN OLIGOPOLI
Suatu bentuk pasar oligopoli dikarakterisasikan berdasarkan kehadiran beberapa
perusahaan yang dominan. Disana mungkin terdapat sejumlah besar
perusahaan-perusahaan kecil, tetapi hanya perusahaan besar yang memiliki
kekuatan untuk membalas. Ini berakibat dalam suatu pemusatan industri tinggi
dimana hanya 2 sampai 10 perusahaan dengan pangsa pasar yang besar.
PENYEBAB-PENYEBAB PEMUSATAN
OLIGOPOLI
Penyebab-penyebab yang paling
dikenal untuk pemusatan yang tinggi dalam pasar-pasar bentuk oligopoli adalah
- skala ekonomis yang ada dalam
produksi barang-barang tertentu,
- siklus-siklus bisnis yang
menyingkirkan pesaing-pesaing lemah,
- keuntungan dari
perusahaan-perusahaan yang bergabung, dan
- hambatan-hambatan lainnya seperti
perkembangan teknologi dan periklanan.
IV
FUNGSI PASAR
1. Fungsi Distribusi
Dalam
kegiatan distribusi, pasar berfungsi mendekatkan jarak antara konsumen dengan
produsen dalam melaksanakan transaksi. Dalam fungsi distribusi, pasar berperan
memperlancar penyaluran barang dan jasa dari produsen kepada konsumen.
2.
Fungsi Pembentukan Harga
Pasar
berfungsi sebagai pembentuk harga pasar, yaitu kesepakatan harga antara penjual
dan pembeli.
3.
Fungsi Promosi
Pasar
merupakan sarana paling tepat untuk ajang promosi. Pelaksanaan promosi dapat
dilakukan dengan cara memasang spanduk, membagikan brosur, membagikan sampel,
dll.
V.
BENTUK PASAR
a. Pasar menurut Pelayanan dan
Kelengkapannya
1.Pasar
tradisional
Dalam
pasar tradisional, pembeli dilayani langsung oleh penjual, sehingga
dimungkinkan masih terjadi tawar menawar harga. Contoh pasar Beringharjo di
Yogyakarta, pasar Johar di Semarang.
2.Pasar
modern
Dalam
pasar modern, pelayanan dilakukan secara mandiri dan dilayani oleh pramuniaga.
b. Pasar menurut Fisik
1.Pasar
kongkret/riil, adalah pasar di mana penjual dan pembeli bertemu langsung dan
barang yang diperjualbelikan benar-benar ada. Ciri-cirinya: transaksi tunai,
barang dapat langsung dibawa,barang yang diperjualbelikan benar-benar ada
dan penjual pembeli bertemu langsung.
2.Pasar abstrak, adalah pasar di mana
penjual dan pembali tidak bertemu secara langsung dan barang yang
diperjualbelikan tidak tersedia secara langsung. Ciri-cirinya: transaksi
berlandaskan rasa percaya, penjual pembeli berada di tempat yang berbeda,
barang yang diperjualbelikan tidak tersedia (hanya contohnya saja).
c. Pasar menurut Waktu Terjadinya
- Pasar
harian, pasar yang penyelenggaraannya setiap hari.
- Pasar
mingguan, pasar yang penyelengggaraanya setiap seminggu sekali.
- Pasar
bulanan, pasar yang penyelenggaraanya sebulan sekali.
- Pasar
tahunan, pasar penyelenggaraannya setahun
d. Pasar menurut Luas Wilayah
Kegiatannya
- Pasar
lokal, pasar yang daerah pemasarannya hanya meliputi daerah tertentu,
barang yang diperjualbelikan adalah barang kebutuhan masyarakat di
sekitarnya.
- Pasar
nasional, pasar yang daerah pemasarannya meliputi wilayah satu negara,
barang yang diperjualbelikan adalah barang yang dibutuhkan masyarakat
negara tersebut.
- Pasar
regional, adalah pasar yang daerah pemasarannya meliputi beberapa negara
di wilayah tertentu dan biasanya didukung dengan perjanjian kerjasama
misalnya AFTA di wilayah Asia Tenggara.
- Pasar
internasional/pasar dunia, adalah pasar yang daerah pemasarannya meliputi
seluruh kawasan dunia, barang yang diperjualbelikan adalah barang yang
dibutuhkan semua masyarakat dunia
e. Pasar menurut Barang yang
Diperjualbelikan
- Pasar
barang konsumsi, adalah pasar yang memperjualbelikan barang yang secara
langsung dapat dikonsumsi, misalnya pasar sembako, pasar buah.
- Pasar
barang produksi, adalah pasar yang memperjualbelikan barang produksi
atau faktor-faktor produksi, misalnya pasar bibit ikan, pasar mesin-mesin
pabrik, bursa tenaga kerja.
f. Pasar menurut
Bentuk/Organisasi Pasar
- Pasar
persaingan sempurna (perfect competition market), adalah pasar yang
terdapat banyak penjual dan pembeli sehingga harga tidak bisa ditentukan
oleh masing-masing penjual/pembeli.
Ciri-cirinya:
- Pengetahuan
penjual dan pembeli sempurna
- Penjual
dan pembeli bebas keluar masuk pasar
- Penjual
dan pembeli banyak
- Barang
yang diperjualbelikan bersifat homogen
2.
Pasar persaingan tidak sempurna (imperfect competition market), adalah
pasar di mana jumlah pembeli lebih banyak daripada jumlah penjual.
Ciri-ciri:
- Pengetahuan
pembeli tentang pasar terbatas
- Terdapat
hambatan nutuk memasuki pasar
- Jumlah
penjual sedikit
- Barang yang diperjualbelikan heterogen
DAFTAR PUSTAKA
Sumber:
bozzkaf: http://bozzkaf.blogspot.com/2012/09/pengertianfungsibentukperanan-dan.html#ixzz2oB3DbzQm
bozzkaf: http://bozzkaf.blogspot.com/2012/09/pengertianfungsibentukperanan-dan.html#ixzz2oB3DbzQm
Sumber : http://jembersantri.blogspot.com/2013/08/pengertian-dan-jenis-jenis-pasar.html#ixzz2oAoG2Dn5

Tidak ada komentar:
Posting Komentar